buat kamu yang sedang mengejar suatu hal apapun itu, entah mimpi mu, karier mu, ataupun dia gue rasa kamu semua pasti bakal atau mungkin sudah melewati? bahkan sedang berada di dalam fase ini, yaitu lelah. entah sampe kapan perjuangan kamu akan terus bergulir, berapa waktu yang akan kamu habiskan, berapa jauh berjalanan yang kamu akan lewati, berapa terjal rintangan yang akan kamu hadapi, mungkin kamu ngerasa saat ini belum mendapatkan hasil apapun bahkan kamu merasa gagal dan apapun yang kamu rasain itu GAPAPA.
apa yang sedang kamu kejar pasti hal baik, gue amat sangat yakin. gue percaya setiap orang memiliki niat yang baik hanya saja beberapa menggunakan cara yang salah. gue sungguh yakin orang-orang di luaran sana melakukan aksi kriminal bukan karena mau. keadaan memaksa mereka mengenyampingkan rasionalitas mereka.
kalo lo bertanya sama gue "kenapa sih impian gue belum tercapai juga? apa tuhan benci sama gue ya? sehingga doa gue gapernah terkabul atau impian gue terlalu tinggi?" sungguh bukan impian lo yang ketinggian, tapi hanya saja bukan sekarang tuhan ngasih itu ke elo, entah apa rencana tuhan, yang gue yakinin adalah impian lo bakal dikabulin, tetapi dengan cara tuhan yang kita engga tau kapan dan bagaimana dan kita pun gapernah tau akan hal itu bukan?.
gue tau kamu cape, gue tau kamu ngerasa perjuangan kamu ini ga berguna, tapi sejauh yang gue yakinin selagi niat kamu baik, plus memakai cara yang "lurus" pula kamu pasti dapet apa yang dimau. bahkan kamu bakal dapet yang lebih dari yang kamu impikan-impikan itu. tuhan cuma minta kamu sabar, minta kamu nyerahin segala urusan kepadaNYA, nguji sampe mana ketulusan kamu berharap kepadaNYA. saat kamu berjalan dan kamu merasa cape, kamu cuma butuh "KOMA" kamu cuma butuh jeda, kamu cuma butuh rehat sesaat buat diri kamu, buat mengapresiasi diri sendiri, jeda untuk mengistirahatkan raga mu, engga apa-apa kamu jeda kamu dan take a rest karena kamu butuh itu.
Apakah kita sudah harus mengambil jeda dalam perjalanan yang masih panjang ini. Saat berjalan, aku tak suka titik. Aku gemar tanda koma. Tolong jangan perintahkan aku untuk berhenti dan tenggelam dalam stagnansi. Jangan.” ― Leila S. Chudori Pulang
Jumat, 15 agustus 2020
ttd Dendi Andrian kepada dirinya sendiri dan kaum norms